BlogsTips Kerja
Trending

Dijamin Lolos! Tips Interview Kerja

SERI BAGIAN 2

Sobat Lokers, apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat wal afiat selalu. Amin ….Nah Sobat lokers, artikel kali ini merupakan kelanjutan dari artikel yang pernah mimin ulas sebelumnya. Bagi yang belum baca, klik link berikut. Kali ini mimin akan ulas kelanjutan Trik dan Tips Interview Kerja agar Sobat Lokers dapat diterima oleh pihak rekruiter perusahaan.

Sobat Lokers, seperti kita ketahui bersama, proses interview kerja merupakan momen penting bagi para pencari kerja karena pada tahap ini, pihak rekruiter akan melihat dan menilai secara langsung para pelamar kerja. Oleh karena itu, jangan sepelekan tahap wawancara kerja dan persiapkan sebaik mungkin.

Bagi pelamar kerja atau fresh graduate yang baru melamar pekerjaan, tentu memiliki banyak hal yang menjadi pertanyaan, seperti cara perkenalan diri saat interview dan cara menjawab pertanyaan interview kerja sehingga membuat pihak rekruiter tidak ragu untuk memilih Sobat Lokers dibandingkan pelamar kerja lainnya. Berikut ini hal-hal yang harus dipersiapkan:

Tips Interview Kerja: Persiapkan dan pelajari jawaban wawancara kerja yang bersifat umum

 

Tips interview kerja ini acapkali dianggap sepele. Padahal, penting untuk dipersiapkan. Dengan mempersiapkan jawaban jauh hari, tentu akan menambah rasa percaya diri, meyakinkan pihak rekruiter, dan dapat meminimalisir tingkat grogi.

Perlu Sobat Lokers cermati, usahakan pertanyaan dari pihak rekruiter dijawab secepat mungkin dan meyakinkan. Jangan terlalu lama berpikir saat ditanya. Hal ini menjadi tambahan poin penilaian di depan para rekruiter perusahaan. Oleh karena itu, pelajari berbagai bahan referensi, Sobat Lokers bisa mencari dari berbagai buku atau surfing di internet. Kumpulkan pertanyaan dan jawaban yang sering ditanyakan secara umum pada saat proses wawancara kerja.

Berikut ini beberapa contoh pertanyaan interview dan jawabannya yang biasa ditanyakan sewaktu proses wawancara kerja. Di antaranya:

Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?

Seperti yang sudah mimin ulas dalam artikel bagian pertama, Jauh hari sebelum proses interview, alangkah baiknya Sobat Lokers menggali lebih dalam mengenai informasi perusahaan yang dilamar.

Sobat bisa peroleh informasi dari website official perusahaan, akun official perusahaan di media sosial, googling di internet, atau bisa juga bertanya pada karyawan, tetangga, atau relasi yang sudah bekerja di perusahaan tersebut.

Sobat Lokers bisa jelaskan mulai dari sejarah berdiri, para pendiri perusahaan, visi, misi, dan hal-hal lainnya tentang perusahaan tersebut. Paparkan dengan bahasa yang mudah dicerna, tidak kaku, dan mengalir sehingga tidak terkesan seolah-olah dihapal.

Perkenalkan diri Anda secara singkat dan padat!

Acapkali, pertanyaan tentang pengenalan diri ini agak sedikit bervariasi pada masing-masing perusahaan. Namun, pada intinya pihak rekruiter menginginkan Sobat Lokers memperkenalkan diri secara ringkas dan padat.

Seperti mimin ulas sebelumnya, perkenalan diri yang penuh percaya diri dan tanpa ada ragu sedikit pun akan membuat perekrut yakin bahwa kamu salah satu kandidat prioritas.

Hal sebaliknya, perkenalan diri yang terkesan grogi, minder, kaku, akan membuat pihak perekrut kerja enggan dan malas menggali informasi tentangmu terlalu jauh. Hal ini akan memperkecil peluangmu untuk bisa diterima kerja di perusahaan tersebut.

Jadi, untuk mengantisipasi penjelasan yang berbelit-belit dan bertele-tele, Sobat Lokers bisa mengantisipasi sebelumnya dengan membuat catatan poin-poin penting yang ingin dipaparkan. Pastikan tidak terlalu pendek maupun terlalu panjang.

Bagi Sobat Lokers yang masih sering grogi, tidak percaya diri, minder, dsb. Mimin sarankan sobat berlatih bicara di depan cermin. Fokus pada tatapan mata, bahasa tubuh (gesture), intonasi, dan kejelasan pengucapanmu.

Apa kelebihan dan kelemahan yang Anda miliki?

Sudah menjadi hal yang lumrah sewaktu proses rekrutmen, pihak perusahaan menanyakan kelebihan dan kelemahan sobat. Untuk menjawab pertanyaan ini. Jangan ragu-ragu untuk menyebutkan semua kelebihan sobat yang tentu kiranya berkaitan dengan posisi lowongan kerja yang dilamar. Sobat, juga dapat menyebutkan kelebihan lain yang dimiliki sehingga menjadi penilaian plus di mata rekruiter.

Sedangkan, bila Sobat ditanya mengenai kekurangan, ungkapkan saja secara jujur, tetapi pastikan Sobat Lokers sudah memiliki solusi atau jalan keluar terbaik dan jelaskan sobat sedang dalam tahap perbaikan untuk mengatasi kekurangan tersebut.

tips wawancara kerja dan pertanyaan
pexels-sora shimazaki

Berapa salary atau gaji yang Anda minta?

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentunya Sobat Lokers membutuhkan informasi. Caranya  dengan mencari nominal gaji rata-rata yang diterima pegawai pada posisi yang sobat lamar dan cari informasi juga gaji pada posisi tersebut pada perusahaan tersebut. Hal ini setidaknya menjadi patokan dalam pengajuan gaji atau salary yang sobat inginkan.

Lebih mendalam lagi, sobat bisa mengkalkulasi atau menghitung besaran pengeluaran rutin bulanan dibandingkan estimasi gaji yang akan diperoleh. Apabila secara perhitungan menunjukan positif dan memiliki sisa yang lebih. Tentu menjadi pertimbangan sobat untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Jangan khawatir dengan nominal yang agak tinggi, tetapi tentu harus realistis karena nantinya akan ada proses negosiasi sebelum ditentukan oleh pihak perusahaan.

Lain halnya bagi pelamar dengan status fresh graduate atau baru lulus sekolah/kuliah, ada baiknya meminta sesuai acuan yang ada.

Apakah Anda pernah bekerja sebelumnya? Mengapa Anda berhenti bekerja di perusahaan tersebut?

Pertanyaan seperti ini termasuk pada pertanyaan jebakan. Pada umumnya pertanyaan ini untuk mengetahui permasalahan Anda di perusahaan tempat sobat bekerja sebelumnya.

Untuk menjawab pertanyaan ini, jangan pernah sobat menceritakan hal negatif tentang perusahaan tersebut, termasuk hal  pekerjaan, pegawai, maupun pimpinan perusahaan. Hal ini untuk menghindari penilaian atau asumsi negative dari pihak rekruiter, karena bisa jadi sobat akan melakukan hal yang sama jika diterima kemudian berhenti bekerja dari perusahaan yang sedang dilamar.

Khusus untuk pertanyaan ini, persiapakan alasan terbaik, tetapi cukup realistis sehingga pihak rekruiter dapat memaklumi mengapa Anda keluar atau resign dari perusahaan sebelumnya.

Nah, Sobat Lokers selain pertanyaan dan jawaban contoh interview kerja di atas, berikut beberapa pertanyaan yang acapkali ditanyakan sewaktu proses wawancara kerja. Persiapkan jawaban yang baik ya.

Pertanyaan umum ketika wawancara kerja

  • Mengapa Anda berminat bekerja di perusahaan ini?
  • Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?
  • Apa yang Anda ketahui tentang posisi yang Anda lamar?
  • Berapa salary atau gaji yang Anda minta?
  • Apakah Anda bersedia bekerja di perusahaan kami apabila gaji atau salary di bawah yang Anda inginkan?
  • Apa alasan kami untuk menerima Anda di perusahaan ini?
  • Mengapa Anda meminta nilai gaji sebesar itu?
  • Apakah Anda memiliki penyakit yang membutuhkan perhatian khusus?
  • Dari mana Anda mendapat informasi lowongan kerja ini?
  • Apakah Anda bisa bekerja secara tim?
  • Anda bersedia bekerja keras untuk perusahaan?
  • Apakah Anda juga sedang melamar ke perusahaan lain saat ini?

Nah, Sobat Lokers demikian penjelasan mengenai Trik dan Tips Interview Kerja. Semoga mendapatkan informasi yang bermanfaat. Selamat berjuang dan semoga berhasil dalam proses interview kerja. Amin ….

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button