BlogsPermainanPermainan Anak
Trending

Permainan Mendorong Ban Bekas dan Manfaatnya

Seri bagian 10

Permainan mendorong ban bekas sangat populer pada era 80-90an. Permainan tradisional ini banyak di Indonesia dan setiap daerah pun ada. Selain itu, banyak permainan lainnya seperti engklek, gobak sodor, gasing, ular naga, dan masih banyak lagi.

Permainan Mendorong Ban Bekas

Kali ini akan membahas seputar bermain mendorong ban bekas. Biasanya permainan ini dilakukan di tempat yang lapang atau jalanan dan biasa dimainkan oleh anak laki-laki. Permainan yang hanya menggunakan ban bekas dan tongkat ini sangat mengasyikkan.

Ban yang digunakan adalah ban bekas bagian luarnya saja. Selain itu, juga menggunakan tongkat untuk mendorong ban tersebut. Tongkat bisa terbuat dari bambu atau bekas gagang sapu. Yang salah satu ujungnya dipasangi penyorong.

Bisa terbuat dari kawat yang dililitkan, ranting pohon, atau bahkan kaleng bekas yang dipasang pada ujung tongkat sekalipun. Namun jika tidak ada bahannya cukup dengan menggunakan tongkat seadanya saja.

Permainan ini tidak perlu mengeluarkan tenaga yang ekstra, karena hanya sekedar mendorong ban tersebut supaya bisa menggelinding di jalan.

Cara Bermain

Cara bermain dalam mendorong ban bekas ini cukuplah mudah. Pertama, ban didorong menggunakan tangan. Kemudian jika sudah berputar di jalan, bisa didorong dengan tongkat yang terbuat dari bambu tadi.

Untuk bisa mempertahankan putaran pada ban, tongkat tersebut untuk mengarahkan serta menyeimbangkan ban supaya bisa sampai ke arah tujuan. Apabila dimainkan dalam acara kompetisi, diperlukan garis start dan garis finish.

Adapun cara untuk mengerem dalam permainan dorong ban bekas ini cukup dengan membalik tongkat pada arah berlawanan ban. Permainan ini bisa dimainkan seorang diri. Namun lebih asyik lagi jika dimainkan secara bersama-sama, tentunya akan lebih seru dan mengasyikan.

Permainan Mendorong Ban Bekas dan Mengetahui Manfaat yang Didapat

Manfaat Permainan Mendorong Ban Bekas

Adapun manfaat yang didapatkan adalah dapat menambah kegembiraan pada anak. Selain itu, juga bisa untuk melatih kemampuan dalam menyeimbangkan benda.

Selain mengasyikan, permainan ini akan menghilangkan rasa penat di kepala. Bisa membuat anak lebih berkonsentrasi. Membuat tubuh anak menjadi lebih sehat lagi karena dalam permainan ini pastinya menggunakan kaki untuk berjalan mendampingi ban yang berputar.

Bahkan Presiden Joko Widodo sekalipun pernah melakukan permainan mendorong ban bekas ini di halaman Istana Presiden Jakarta bersama Ibu Negara Iriana Dalam acara tersebut telah disediakan ratusan anak yang diundang dalam rangka untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2018 silam.

Semakin Menurun Permainan Tradisional

Namun setelah memasuki tahun 2000an, permainan tradisional semakin menurun. Hal tersebut disebabkan karena adanya perubahan gaya hidup masyarakat. Banyak orang tua yang membiasakan anak-anaknya untuk bermain dengan handphone.

Munculnya sebuah permainan yang lebih menarik lagi di ponsel semakin mengurangi keinginan anak-anak untuk bermain permainan tradisional, contohnya pada anak yang tinggal di kota-kota besar. Mereka pasti sudah jelas mengenal yang namanya dunia internet.

Faktanya sekarang ini sudah banyak anak yang menggemari bermain dengan gadget masing-masing. Bahkan orang tua ada yang sering mengeluh karena anaknya sudah kecanduan dengan permainan modern tersebut.

Lebih dari 80% anak-anak lebih suka menghabiskan waktunya hanya untuk bermain games di gadget daripada bermain tradisional. Kondisi tersebut kini kian meningkat semakin banyak.

Sebenarnya permainan mendorong ban bekas ini sangatlah mengasyikan daripada bermain gadget yang semakin lama dapat menyebabkan mata menjadi rusak. Tentu melestarikan permainan anak yang satu ini penting adanya.

Source
Jenis Permainan Anak Laki Laki Tradisional yang Seru dan Kreatif

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button